Beranda Berita Utama

Putusan Hakim Harus Diterima Putusan Hakim Harus Diterima

BERBAGI

 

JAKARTA–Sidang kasus penis taan agama dengan terdakwa Gu bernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sampai pada titik puncak. Hakim akan membacakan putusannya dengan dua kemungkinan, bersa lah dan tidak bersalah. Polri berharap semua pihak bisa menerima putusan pengadilan tersebut.

Kadivhumas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menuturkan, se mua pihak diimbau bisa mene rima hasil persidangan. Pasalnya, apa pun yang diputuskan semua itu telah melalui proses sidang yang adil. ”Kami harap semua bisa memahami putusan hakim nantinya,” jelasnya.

Yang pasti, Polri merencanakan pe ngamanan dengan baik. Tek- nisnya seperti sebelumnya, akan diberikan ruang untuk yang pro dan kontra dengan sidang ter sebut. “Personel semua disiapkan,” ujarnya.

Polri telah menyiapkan pasukan pengamanan hingga 14 ribu personel. Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, pihaknya akan mengerahkan personel hingga 14 ribu. Semua personel disiagakan di sekeliling Kementrian Pertanian. “Di belakang gedung hingga samping kanan dan kiri,” bebernya.

Dia menyatakan bahwa angka tersebut bersifat fleksibel. Artinya, lanjut dia, dapat bertambah atau justru berkurang. Semua bergantung dengan kondisi di sekitar area sidang.

Jumlah personel tersebut, menu rutnya, juga untuk meng- amankan aksi massa yang hadir di sidang putusan. Dia menye- butkan, pihaknya telah mendapat pemberitahuan tentang aksi massa. “Sudah dapat surat pemberitahuannya sih. Jumlah massa banyak lah,” terang pria kelahiran Kota Jogjakarta tersebut.

Dia menegaskan, massa tidak boleh mengintimidasi hakim dalam sidang ketika memberikan putusan. Bila hal tersebut terjadi, Argo mengklaim, pihaknya akan bertindak sesuai hukum. “Ada hukum pidananya. Tidak boleh mengintimidasi intinya,” ucapnya.

Seluruh personel disiagakan sejak Selasa pagi (9/5). Pascasidang putusan selesai, Argo menyatakan, personel tetap disiagakan hingga kondisi sekitar Kementerian Pertanian aman.

Dalam pengamanan, personel tetap memberlakukan sistem empat ring. Ring itu diletakkan di antaranya di sekitar ruang sidang, luar ruang sidang, halaman luar ruang sidang, dan luar gedung sidang. “Lalu lintas yang dari arah Kuningan menuju Ragunan juga ditutup sementara sampai sidang selesai,” ujarnya.

Kemudian, dikonfirmasi terpisah, Ronny Talapessy dari kuasa hukum Ahok mengaku, pihaknya siap untuk menghadiri sidang putusan. Seluruh kuasa hukum akan datang. “Ada 15 kuasa hukum, full team datang,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos, kemarin siang.

Dia optimistis, Ahok akan bebas. Kemudian, dia juga percaya bahwa hakim tidak akan terintimidasi dengan pihak mana pun dalam memberi putusan hukum kepada kliennya. “Saya yakin hakim independen dan tidak terpengaruh siapa pun,” katanya.

Sementara itu, pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menje- laskan, hakim tentunya akan memutuskan perkara berdasarkan dua alat bukti. Dua alat bukti ini yang melahirkan keyakinan bahwa seseorang bersalah atau tidak.

“Putusannya bisa berapa pun, termasuk maksimal,” jelasnya. (Idr/sam)

Komentar Anda

Baca Juga