Beranda Olahraga Kickers

Petaka Leg Pertama

BERBAGI
MENANG AGREGAT: Pemain Juventus melakukan selebrasi usai dipastikan lolos semifinal Liga Champions, setelah bermain imbang atas Barcelona. reuters

Barcelona 0 vs 0 Juventus

BARCELONA–Misi Barcelona mengulang comeback gemilang gagal diwujudkan. Menghadapi Juventus pada leg kedua babak perempat final di Estadio Camp Nou, Kamis (20/4) dini hari WIB, El Barca cuma bisa bermain imbang tanpa gol.

Hasilnya, Juventus lolos ke babak semifinal, Barcelona tersisih. Pasalnya, Barcelona membutuhkan kemenangan empat gol tapa balas atau lebih untuk bisa lolos dari Juventus. Sebelumnya pada leg pertama di Turin, mereka mengantongi modal kekalahan 0-3.

Misi mahaberat Juventus sempat dianggap tak sulit karena apa yang mereka lakukan pada babak sebelumnya kala melawan PSG. Bermodal kekalahan 0-4 pada leg pertama di Paris, Barcelona mampu membalikkan keadaan dengan menang 6-1 di Camp Nou.

Sial bagi Barcelona, sejarah tak terulang dua kali berurutan. Penampilan apik Buffon turut mendukung kegagalan Barcelona mengejar defisit tiga gol. Memang, I Bianconeri sempat mendominasi serangan pada awal laga. Namun, sejak sepuluh menit babak pertama, El Barca semakin gencar mengepung lini belakang tim tamu.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri gembira melihat penampilan lini belakang timnya saat menahan imbang Barcelona 0-0. “Barcelona tak mampu mencetak gol dalam dua leg. Saya senang dengan apa yang dilakukan anak-anak. Tapi, kuncinya adalah bukan mempertahankan performa, melainkan meningkatkannya,” ujar Allegri kepada Mediaset Premium.

Sementara itu, pelatih Barcelona, Luis Enrique mengakui, kekalahan 0-3 di kandang Juventus pada leg pertama menjadi awal petaka bagi kegagalan timnya lolos ke semifinal Liga Champions. Enrique bahkan mengakui bahwa laga di Turin akan terus menghantuinya.(jpg)

Data dan Fakta

1.     Kiper Juventus, Gianluigi Buffon mencatat 46 clean sheets pada ajang Liga Champions. Performa tersebut hanya kalah dari Iker Casillas (54 laga), Edwin van der Sar (50 partai) dan Petr Cech (47 laga).
2.     Buffon berhasil menjaga jala Juventus tak kebobolan dalam 531 menit.
3.     Lionel Messi mencatat lima tembakan tak tepat sasaran saat bersua Juventus. Performa tersebut sedikit lebih baik dibanding statistik terburuk Messi, yakni saat bersua BATE Borisov, pada September 2011. Saat itu, ia menuai 6 tembakan yang tak menuju gawang lawan.
4.     Lionel Messi mengoleksi 97 gol di kompetisi Eropa. Uniknya, tak satu pun lesakan gol Messi bersarang di gawang yang dijaga Gianluigi Buffon.
5.     Neymar jadi sosok yang patut diwaspadai oleh Juventus. Pemain asal Brasil ini mencetak empat gol dan mencatat lima assist dalam tiga laga kandang di Camp Nou musim ini.
6.    Juventus hanya kebobolan dua gol dalam sembilan laga yang telah mereka lalui. Mereka jadi tim dengan pertahanan terbaik di antara para tim yang ada di babak delapan besar.
7.     Juventus jadi satu-satunya tim yang mampu memenangi seluruh partai tandang yang mereka mainkan di Liga Champions musim ini. Bianconeri mencetak 10 gol dan hanya kebobolan satu gol dalam empat laga tersebut.

Komentar Anda